Tag Archives: Thailand

ananta-samakhom-throne-hall-istana-dusit

Warisan Raja Siam di Istana Dusit

Biasanya orang selalu memasukkan kunjungan ke Grand Palace ke dalam agenda mereka selama berada di Bangkok. Terutama untuk yang baru pertamakali menjejakkan diri di ibukota negara Thailand tersebut. Namun, seringkali mereka melewatkan kunjungan ke kompleks Istana Dusit, yang merupakan salah satu bagian dari kekayaan dan kejayaan kerajaan itu. Continue reading

Grand Palace: Antara Kemegahan dan Tragedi

9 Juni 1946, pukul 9.20 pagi.

“Sang Raja bunuh diri! Sang Raja bunuh diri!”, Chit -pelayan pribadi Raja Rama VIII- berteriak-teriak menggemparkan seisi Aula Singgasana Boromphiman yang menjadi kediaman resmi Raja Thailand di kompleks Grand Palace.

Dengan serta merta Ibu Suri Srinagarindra -diikuti Chit kembali- berlari memasuki peraduan Raja. Dan mereka menemukan Raja Ananda Mahidol (dibaca: Anand Mahidon) telah tewas terlentang bersimbah darah dengan luka tembak pada kepala, di atas ranjangnya. Sepucuk pistol American Army kaliber 45 tergeletak beberapa inchi dari tangan kirinya. Continue reading

Chiang Mai (3): Grandeur of the Grandest

DSC_0613

Sisa reruntuhan Phra Dhatu Chedi Luang, Chiang Mai

Hal yang seringkali menjadi dilema pada saat traveling adalah, ketika terlalu sedikit waktu yang dimiliki, sementara banyak titik yang ingin dijelajahi. Mungkin sebagian orang akan memilih untuk memaksakan diri menyambangi semua titik yang sudah ditentukan dalam itinerary, dengan mengorbankan waktu dan kenyamanan. Sementara saya pribadi justru sebaliknya, cenderung akan mengorbankan jumlah tempat yang ingin saya kunjungi, demi kepuasan eksplorasi. Continue reading

Chiang Mai (2): Golden Crown of The Mountain

DSC01277

Sebagai mantan ibukota Kerajaan Lanna, tentunya Chiang Mai tak lepas dari kemegahan metropolitan a la masa silam. Bangunan-bangunan berukuran besar, benteng nan kokoh dan kuil-kuil pemujaan yang agung menjadi bagian dari lansekap kota. Meskipun kebesarannya telah berakhir pada beberapa abad yang lalu, namun jejaknya masih terasa hingga kini.

Continue reading

Chiang Mai (1): A Rose of the North

DSC01326

Gelap masih menyelimuti langit, ketika bus yang membawa saya dari Bangkok memasuki Chiang Mai. Udara pagi di bulan Februari pada utara Thailand terasa lebih dingin daripada AC yang menerpa semalaman. Pagi itu, saya dan tiga orang teman duduk setengah menggigil di terminal pusat Chiang Mai, sembari menunggu seorang kenalan yang akan memandu kami di hari pertama.

Setelah menunggu sekitar setengah jam. Ose, seorang kenalan yang direkomendasikan oleh salah satu teman di Indonesia, menjemput kami. Selama setengah hari di hari pertama itu, ia memperkenalkan kami pada Chiang Mai. Sebuah kota menyenangkan di utara Thailand, yang kekayaan budaya dan suasananya cukup bisa menandingi kebesaran Bangkok. Continue reading