Tenzing-Hillary Lukla: Memacu Adrenalin Pada Bandara Paling Berbahaya di Dunia

tenzing-hillary-lukla-airport-bartzap-dotcom
Advertisements

Posted by

a Globetrotter | a Certified Diver: PADI Advance Diver and AIDA** Pool Freediver | a Photography Enthusiast | a Laboratory Technician.

154 thoughts on “Tenzing-Hillary Lukla: Memacu Adrenalin Pada Bandara Paling Berbahaya di Dunia

  1. Aiihhhh harus nya lebaran ini saya sudah traveling ke sini, tapi gagal karena sesuatu hal… mudah2 tahun depan gak ketunda lagi. Kayaknya gw harus nyoba bandara yang satu ini deh bang . hahahaha
    tapi ngomong-ngomong ternyata budaya kolusi dan nepotisme itu memang ada dimana-mana ya bang… ck…ck..ck..

    Liked by 1 person

    1. Semoga secepatnya bisa ke sana yaaaa. Aamiin 😊

      Hehehe iya KKN ada di mana-mana. Tapi di Nepal lumayan sih untuk pelayanan publiknya cukup jelas biaya2 resminya.

      Like

  2. hiyyyy … serem tapi kerennn .. sya pernah lihat liputannya di nat geo … memang seremmmm, ternyata om bartzap mengalaminya secara langsung …. hebatttt.
    ga kebayang deh gimana rasanya .. seharusnya SOP sebelum penerbangan diharuskan para penumpang menuliskan surat wasiat … hahaha

    Liked by 1 person

    1. Saran saya, cobain ABC dulu deh. Kalau disuruh membandingkan bagusan mana itu agak susah. Soalnya baik ABC dan EBC memiliki keistimewaan masing-masing, termasuk juga kesulitannya. Agak sulit dibandingkan begitu saja.

      Tapi kalau saya ditanya, saya akan sarankan untuk mencoba ABC dulu. Soalnya kalau sudah pernah EBC nanti malah bisa meremehkan jalur trekking lainnya. Meskipun sebenarnya gak perlu gitu sih …

      Like

    1. Waktu itu saya menggunakan Yeti Airlines dan kalau gak salah harganya sekitar USD 249 pp. Untuk lebih jelasnya bisa langsung kunjungi websitenya, silakan digoogling ya, dengan keyword Yeti Airlines.

      Saran saya sebaiknya beli jauh-jauh hari secara online. Waktu itu saya membeli sekitar 3 bulan sebelum keberangkatan, karena kursinya yang terbatas.

      Liked by 1 person

      1. Waduh, saya 1,5 bulan lagi berangkat belum booking tiket, tadinya mau beli langsung krn saran di tripadvisory ada yg beli langsung.. khawatir penerbangannya reschedule terus krn cuaca baiklah mungkin ini masih keburu booking sprtinya krn pergi off season tdk bgtu ramai

        Liked by 1 person

      2. Kalau soal cuaca memang gak bisa diprediksi. Tapi sebaiknya beli tiket saja dulu, karena kalau harus direschedule itu bisa, selama ada tiket. Tapi kalau go show belum tentu dapat seat.

        Liked by 1 person

  3. Aaakkhh akhirx mampir juga d blogx om Bart..
    Jadi ikutan deg-degan ngeliat ekspresi fotox d sesi mendarat antara seru-takut-dan pengen pipis yaaaa beda tipis laaahh 😂😂
    Boleh d share itinx kmrn ga om *pasangmukamemohon

    Kereenn om, mudah2an bs cpt nyuzul jejakx om bart lewat itinx juga

    All the best om

    Liked by 1 person

    1. Sejauh ini memang tulisan saya lebih ke travel experience nya aja mbak. Soalnya di luar sana, sudah banyak teman-teman yang lebih jago dan rajin nulis itinerary 🙂

      Tapi mungkin nanti kalau sudah ada waktu, saya bikin tulisan yang berkaitan dengan itinerary. Cuma konsepnya lebih ke tulisan berseri sih. Doakan 🙂

      Like

  4. Kemaren Februari 2018 ke sono, cuman gak sempet merasakan mendarat di Lukla, karena pas berangkatnya ada badai, jadi milih naik heli dan turun di Surke (desa kecil di bawah Lukla), pulangnya baru nyobain take off dari Lukla ke Kathmandu naik Tara Air dan sepanjang perjalanan rasanya kayak naik prosotan, asli serem banget, tapi pengen balik lagi.

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s