
Teks oleh Bartian Rachmat | Foto oleh Taufan Gio & Bartian Rachmat
Artikel ini pernah dimuat pada Rubrik Extreme Sport, Majalah Cosmopolitan Men Indonesia, edisi II/2013
Jangan sekedar berangan untuk menyelami lautan tanpa alat bantu pernapasan. Percayalah, bahwa hal tersebut bisa menjadi kenyataan!
Bila mendengar kata diving, mungkin kebanyakan orang akan mengasosiasikannya dengan aktivitas menyelam menggunakan bantuan SCUBA (Self Contained Underwater Breathing Apparatus). Di mana serangkaian peralatan yang terlihat rumit dan berat itu harus menempel pada tubuh Anda selama penyelaman. Jika berpikir demikian, Anda salah besar, teman! Ada cara lain untuk menikmati keindahan dunia bawah air beserta seluruh isinya, dengan peralatan yang jauh lebih sederhana. Kuncinya, hanya dengan melatih kemampuan menahan napas dan mengendalikan pikiran, selain tentu saja kemampuan renang Anda yang tergolong baik.
Alat bantu wajib lainnya jelas juga dibutuhkan untuk aktivitas menyelam ini, seperti masker, sementara fins dan wetsuit sifatnya adalah opsional. Sebagai olahraga paling ekstrim nomor dua di dunia setelah olahraga dirgantara, tentu saja freediving mengandung risiko yang sangat tinggi. Namun, dengan kedisplinan menaati aturan-aturan safety yang ada, maka freediving sangat aman dan menyenangkan untuk dinikmati. Penasaran?
Continue reading →