Category Archives: Divelog

[+Video] Snorkeling dan Freediving di Tanjung Karang Donggala

Donggala mengingatkan saya pada permainan masa lalu. Monopoli. Namun jujur saja, sampai dengan medio tahun 2000 an, saya sama sekali tak pernah mencari letak pasti daerah ini di atas peta dunia. Hingga di kemudian hari, saya membaca sebuah liputan tentang destinasi wisata selam di Sulawesi Tengah, yang menjadikan Pantai Tanjung Karang Donggala sebagai rekomendasi titik awal penyelamannya.

Sebenarnya adalah runtuhan kapal Gili Raja yang menuntun saya untuk mengenal perairan Tanjung Karang Donggala lebih jauh. Menurut info, Gili Raja karam pada kedalaman sekitar 50 meter. Cukup dalam untuk ukuran penyelaman rekreasional. Sehingga untuk mengamati kemegahan kapal sepanjang 80 meter itu, seorang scuba diver yang minimal memiliki sertifikat Advanced Open Water Diver pun hanya diperbolehkan berada pada kedalaman tersebut maksimal sekitar 7-10 menit saja. Bagi saya deskripsi tentang keberadaan runtuhan kapal ini sangat membangkitkan minat petualangan.

Continue reading

Mengenal Biorock di Pemuteran

Bio-Rock%20structure_4710

Struktur Biorock di Pemuteran, Bali Barat (foto oleh: EunJae Im)

Pantai di Pemuteran (Bali Barat) bukanlah pantai tropis yang menjadi tipikal idaman saya. Pasirnya berwarna coklat kehitaman dengan air yang berwarna hijau gelap. Sehingga saya berpikir, bawah lautnya pun akan biasa-biasa saja. Maka, ketika saya ditawarkan untuk menyelam di salah satu situsnya yang bernama Biorock, saya menerimanya hanya karena saya masih ingin menyelam sekali lagi di hari itu.

Continue reading

Dive in The Makkah of Macro Photography

Saya berangkat ke Lembeh dengan pengetahuan nol. Sama sekali tidak mempunyai info tentang situs-situs penyelaman di sana. Meskipun saya tahu bagian Utara Sulawesi merupakan salah satu titik surga penyelaman di Indonesia, hanya Bunaken lah yang selama ini saya dengar namanya, selain Gorontalo dengan spons Salvador Dali nya yang mendunia. Continue reading