“Karena hanya impianlah, yang membuat kita selalu terjaga dalam kehidupan.”
23 Desember 2013. Senja hari. Kami tercenung. Pada ia yang gagah ibarat benteng raksasa. Menjulang melebihi gemunung kebiruan, dan membentang ibarat naga terlelap. Rautnya keras dalam hitam, bersama lekuk-lekuk usia yang tajam. Bermahkotakan salju berpendar keemasan, ditimpa semburat senja nan jingga. Ialah aalaya, tempat kediaman abadi, bagi sang hima (salju).
Saya berkaca-kaca, membayangkan keagungan Tuhan yang dengan kuasa-Nya telah menggulung samudra, hingga menjadi raja tertinggi dari segala daratan. Himalaya!



