Tag Archives: Museum Ahmad Yani

Kisah Patriot dari Rumah Jenderal Nasution

1 Oktober 1965, pukul 04.00 dini hari. Jenderal Nasution dan isterinya –Johanna Sunarti– terjaga, karena nyamuk yang mengganggu tidur mereka dan sang putri bungsu –Ade Irma Suryani-. Pada saat bersamaan sang isteri mendengar pintu depan dibuka paksa. Melalui celah pintu kamar yang dibuka sedikit, ia melihat belasan Pasukan Cakrabirawa memasuki selasar rumah dengan senjata laras panjang.

Cakrabirawa!”, ujarnya lirih kepada sang suami.

Cakra?”, tanya sang Jenderal mengkonfirmasi.

Jenderal Nasution yang kebingungan akan kedatangan pasukan pengawal Presiden tersebut, kemudian berusaha mengintip dengan membuka pintu, yang segera disambut dengan hamburan peluru.

diorama-pasukan-cakrabirawa-berusaha-menculik-jenderal-nasution

Adegan pasukan Cakrabirawa yang berusaha menculik Jenderal Nasution, pada subuh 1 Oktober 1965.

Continue reading

Suatu Siang di Griya Jenderal Yani

30 September 1965, Kamis Kliwon. Letnan Jenderal Ahmad Yani baru saja kembali dari Palembang. Sebuah jembatan besar hasil rancangan Jepang yang menghubungkan dua sisi sungai Musi, baru saja ia resmikan. Suasana ibukota dan politik Indonesia pada saat itu berada pada titik yang tak tentu, kecuali bagi pihak-pihak yang mengetahui akan terjadi sesuatu. Dan hanya kuasa Tuhan yang tahu, jika malam itu akan menjadi malam terakhir bagi sang Jenderal menghirup udara dunia.

1 Oktober 1965, Jumat Legi, dini hari. Gemuruh suara mesin truk pengangkut pasukan Cakrabirawa bersandi Pasopati membelah keheningan ibukota. Suara sepatu prajurit berderap memecah senyap. Merangsek ke dalam hunian sang jenderal di area Menteng. Tak ada perlawanan berarti, belasan prajurit memasuki griya, sementara lainnya mengepung berjaga.

Continue reading