Tag Archives: Mendaki Puncak Prau

IMG_0716-2

Mendaki Madya Jawadwipawa

Napas saya menderu, menahan beban udara dingin yang mendesak paru-paru. Namun, masih ada satu bukit lagi, yang harus saya daki sebelum matahari menerjang batas horison. Satu bukit lagi! Dan dari kaki bukit saya melihat Bama melambaikan tangannya, memberi tanda jika ia sudah sampai pada tempat yang harus kami tuju. Puncak Gunung Prau.

Saya lupa detail terakhir pendakian itu, selain menerabas ranting-ranting beku dan belukar yang meninggalkan gatal pada lengan terbuka. Hingga akhirnya saya sampai di sana. Pada puncak madya Jawadwipa. Memandang berlapis-lapis awan ditimpa sinar surya pertama, yang membentuk samudra mega. Dan melahirkan siluet pulau-pulau imaji dari kemuncak para ancala. Sindoro, Sumbing, Merapi, Merbabu, Pakuwaja, dan beberapa yang saya tak kenal namanya. Continue reading